Diki_world@. Diberdayakan oleh Blogger.

Subscribe Us

Home » » 10 TOP Movie 2012

10 TOP Movie 2012



10. The Avengers

Joss Whedon menjalankan tugasnya dengan sempurna dalam mengerjakan The Avengers sehingga hasilnya... boom! Salah satu film superhero terbaik yang pernah dibuat. Penuh hingar bingar dengan aksi serta efek khusus yang mempesona, pembagian jatah screentime yang adil merata untuk ke-6 superhero kondang milik Marvel serta suntikkan humornya yang cerdas, membuat film ini sangat menyenangkan untuk disimak. 
9. The Raid

The Raid adalah jawaban atas pertanyaan ‘kapan perfilman Indonesia bisa membuat film laga yang seru?’ yang telah dilayangkan menahun. Tanpa dibekali skrip yang memadai, Gareth Evans tetap sanggup membuat penonton duduk manis di dalam bioskop dan terpukau menyaksikan gelaran aksi yang ditebar nyaris tanpa putus yang memacu adrenalin. Desingan peluru, baku hantam, hingga muncratan darah adalah apa yang akan Anda dapatkan saat menyaksikan film ini. Penonton terlalu sibuk untuk dibuat tegang, bersorak sorai, atau malah mengumpat sehingga dapat memaafkan plot-nya yang setipis kertas. 
 
8. The Dark Knight Rises

Christopher Nolan memberikan hampir semua yang diinginkan oleh fans Batman dan film-filmnya melalui The Dark Knight Rises. Seri penutup dari trilogi Sang Ksatria Hitam ini dibuat dengan lebih ambisius, lebih megah, lebih dalam, lebih suram, lebih rumit, dan lebih seru dari sebelumnya. Walaupun bagi saya Batman Begins dan The Dark Knight masih lebih unggul, khususnya dalam hal penceritaan, The Dark Knight Rises tetaplah sebuah konklusi epik dari Batman Nolan yang akan teramat sayang jika dilewatkan begitu saja. 

7. Kahaani

Ketika masih ada sejumlah masyarakat Indonesia mencemooh film India, tanpa mereka sadari Bollywood telah melangkah jauh ke depan. Kahaani adalah salah satu bukti terkonkritnya. Meniadakan lagu serta gerakan tari yang telah menjadi ciri khas film India, garapan Sujoy Ghosh ini membawa kita kepada sebuah jalinan penceritaan yang menegangkan dan tak henti-hentinya menimbulkan rasa penasaran. Akting cemerlang dari Vidya Balan serta ‘twist ending’ yang sama sekali tidak disangka-sangka datangnya (dan sangat watdefak tentunya), membuat saya berani melabeli Kahaani dengan... Bollywood at its best! 

6. Frankenweenie

Selamat datang kembali, Tim Burton. Setelah beberapa tahun terakhir tersesat dalam film-film yang memble, Burton akhirnya bangkit, menggebrak, memuaskan para penggemarnya, dan siap untuk merebut kembali kejayaannya yang telah pudar melalui Frankenweenie yang merupakan reka ulang dari film pendek garapannya. Hadir dengan nuansa ‘gothic’ yang menjadi ciri khasnya, ada banyak magis di dalam film ini serta satu elemen yang nampaknya telah absen dalam beberapa film terakhir Burton, hati. Frankenweenie adalah sebuah film animasi yang hangat, menyentuh, jenaka, sekaligus menyeramkan. 
 
5. End of Watch

End of Watch bukanlah ‘another buddy cop movie’ dengan konsep yang usang, klise, dan mudah ditebak. Memilih pendekatan baru untuk genre ini dengan menyajikannya dengan gaya mockumentary seolah kita tengah menyimak sebuah reality show berjudul Cops, menyuntikkan hati, menyeimbangkan antara aksi, drama serta sedikit ‘teror’, dan chemistry yang luar biasa antar para pemainnya, End of Watch pun berakhir sebagai sebuah hidangan yang sederhana namun lezat. It’s gripping, intense, and fun. It brought every single one of my emotions out

4. Skyfall

Saya tidak pernah benar-benar menjadi fans berat dari James Bond yang mengenal setiap karakter serta franchise filmnya luar dalam. Akan tetapi, Skyfall telah mempengaruhi saya untuk mempelajari sekaligus memahami si agen 007 ini berkat Sam Mendes yang lebih asyik dalam menguliti dan menyelami sisi humanis dari Bond ketimbang menggeber aksi seperti dua jilid pendahulu (dari generasi Daniel Craig). Pun demikian, Skyfall tetap memiliki serentetan adegan aksi yang mendebarkan – simak saja set piece pembukanya yang seru dan habis-habisan – serta yang menjadi highlight dari jilid ini, sinematografi yang sangat cantik. Inilah film aksi terbaik dari tahun lalu. 
3. The Intouchables

Salah satu film terlaris sepanjang masa di Prancis ini benar-benar sanggup membuat saya tersihir saat pertama kali menyimaknya hingga kemudian memutuskan untuk melahapnya lagi dan lagi. Guliran cerita persahabatan yang diangkat dari kisah nyata antara Philippe, seorang kaya raya yang lumpuh, dan Driss, perawatnya yang penuh masalah namun seringkali menyemburkan energi positif, dikemas oleh duo Olivier Nakache dan Eric Toledano dengan santai dan penuh humor tapi tetap berhasil membuat hati tersentuh hingga (oh ini memalukan, sebenarnya) menitikkan air mata. Dua tokoh utamanya sangat ‘lovable’ dan track ‘Una mattina’ gubahan Ludovico Einaudi sungguh menghantui.

2. The Cabin in the Woods

Salah satu film horror paling cerdas yang pernah saya saksikan dalam beberapa tahun terakhir. Kapankah terakhir kali Anda bersenang-senang, berteriak ketakutan, dan melontarkan ‘Watdefak!’ berulang kali tatkala menyaksikan sebuah film seram di bioskop? The Cabin in the Woods mengobati kerinduan saya akan film horor yang tidak hanya membuat saya terlonjak dari kursi bioskop dan berteriak sekencang mungkin, tetapi juga terpana dengan kisah yang disajikan. Duo Drew Goddard dan Joss Whedon berhasil menampilkan teror klasik yang mencekam dengan balutan dialog berselera humor tinggi, sindiran-sindiran atas ramuan klise film horor, dan alur yang susah ditebak kemana akan bermuara. 20 menit terakhir dari film ini membuktikan kejeniusan Goddard dan Whedon. Ini adalah sebuah kado (atau surat cinta?) istimewa untuk para penikmat horror. 

1. Life of Pi
 
Jika ada pertanyaan, “apa film yang paling sering Anda saksikan di tahun 2012?”, dilayangkan kepada saya, maka tanpa ragu saya akan menjawab, Life of Pi. Empat kali saya menyaksikan film ini di bioskop, tak sekalipun rasa bosan menghinggapi, dan rasa kagum seperti pertama kali menyaksikannya selalu saya dapatkan saat menyimak ulang. Ini adalah sebuah pencapaian sinematis yang sangat luar biasa, Ang Lee at his best! Selama lebih dari dua jam, Life of Pi membuat saya bersemangat, terlibat, tersentuh, tertawa, terkejut, hingga tertampar keras-keras. Penampilan apik dari para pemain, penceritaan yang menakjubkan, sinematografi yang memesona, visual efek yang mencengangkan, musik skor yang indah, hingga petualangan berbalut fantasi yang penuh kejutan adalah apa yang akan Anda dapatkan dari Life of Pi. Dan masih ditambah dengan 3D-nya yang merasuk sempurna. Pesan moral yang coba untuk dihaturkan oleh film ini pun berhasil tersampaikan dengan sangat baik dan mengena, setidaknya bagi saya. Ada sebuah dampak positif yang saya rasakan usai menyaksikan film ini. Everything about this movie was simply beautiful.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Recent Templates

Join Us on Twitter

 
Support : Creating Website | Johny Template | @jojoba
Copyright © 2014. CHUAYoneTV - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger